Model dan Desain Guilding Block Kota Surabaya

Model dan desain guiding block di Surabaya Umumnya mengikuti standar nasional/internasional, yaitu dua pola utama (garis dan titik) untuk petunjuk arah dan peringatan, berbahan anti-slip (karet atau beton) dengan warna kontras (sering kuning), serta berbentuk persegi, untuk memandu penyandang tunanetra di trotoar dan fasilitas publik, memastikan jalur aman dan terarah. 

Model dan Desain Umum (Sesuai Standar)

  1. Tekstur Pengarah (Line Pattern): Berbentuk garis-garis memanjang, berfungsi sebagai jalur utama untuk menunjukkan arah berjalan yang aman.
  2. Tekstur Peringatan (Dot Pattern): Berbentuk titik-titik bulat atau tonjolan, menandakan adanya peringatan atau perubahan situasi (persimpangan, tangga, area berbahaya).
  3. Bahan: Seringkali menggunakan karet (lebih empuk, anti-slip) atau beton/keramik, dengan permukaan tidak licin.
  4. Warna: Warna kuning cerah standar internasional agar kontras dengan trotoar, memudahkan deteksi visual.
  5. Ukuran: Standar umum 30×30 cm, dengan ketebalan bervariasi. 

Penerapan di Surabaya

  • Di Surabaya, guiding block diterapkan di trotoar, terminal, kampus, dan pusat perbelanjaan sebagai bagian dari implementasi kota inklusif dan peduli disabilitas.
  • Pemasangan fokus pada jalur yang aman dan mudah diakses, mencerminkan kepedulian sosial pemerintah kota dan fasilitas publik. 

Tujuan Desain

  • Navigasi Aman: Memandu tunanetra menghindari rintangan dan menemukan tujuan.
  • Inklusivitas: Mewujudkan ruang publik yang dapat diakses semua orang.
  • Estetika & Fungsional: Selain fungsi utama, juga memperindah ruang publik

Manfaat Guiding Block bagi Penyandang Disabilitas

Guiding block sangat membantu para penyandang disabilitas dalam berbagai cara. Pertama, guiding block memberikan rasa aman dan nyaman saat berjalan. Dengan adanya guiding block, mereka dapat merasakan pola pada permukaan jalan menggunakan tongkat atau kaki mereka, sehingga mereka tahu bahwa mereka berada di jalur yang aman.

Kedua, guiding block membantu mereka dalam mengenali bahaya atau rintangan di depan, seperti persimpangan jalan, tangga, atau area berbahaya lainnya. Ketiga, guiding block juga memberikan kebebasan bagi mereka untuk bergerak tanpa harus selalu bergantung pada orang lain. Ini tentunya meningkatkan kualitas hidup mereka dan memberikan rasa percaya diri yang lebih besar.

Penerapan Guiding Block di Trotoar

Trotoar adalah salah satu tempat paling umum di mana guiding block dipasang. Di trotoar, guiding block biasanya dipasang di sepanjang jalur pejalan kaki utama, serta di area-area penting seperti persimpangan jalan, halte bus, dan pintu masuk gedung. Pemasangan guiding block di trotoar membantu penyandang disabilitas untuk bergerak dengan aman dan efisien di lingkungan perkotaan yang padat. Selain itu, pemasangan guiding block di trotoar juga menunjukkan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas.

Untuk informasi lebih detail, jangan ragu untuk menghubungi kami sekarang. Kami akan dengan senang hati melayani dan memberikan informasi yang Anda butuhkan.

Segera hubungi kami melalui nomor Telepon/WhatsApp 0813-9109-0004 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan harga terbaik yang kami tawarkan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *